Pelalawan-KABAR KOMPAS.ID
Kadisnakertrans Riau, Roni Rakhmat, S.STP., M.Si melalui Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan (Wasnaker Riau), Bayu Surya menjelaskan, kasus kecelakaan kerja yang terjadi pada 25 Maret 2026 di perusahaan PT. Sari Lembah Subur(SLS) di Kecamatan Kerumutan yang mengakibatkan korban Ollyses Octavianus meninggal dunia.
Bayu menjelaskan bahwa insiden tersebut masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak pengawas Ketenagakerjaan Disnakertrans Riau.
” Kasus tersebut masih diproses oleh pengawas, tim sudah turun ke lokasi dan memeriksa insiden”.
“Setelah ada hasil dari pengawas nanti akan diinfokan oleh pengawas Disnakertrans”. Ia juga berharap agar rekan media untuk tetap monitor dan kawal kasusnya, pinta Bayu pada Selasa, (31/3/2026) kepada Kabar Kompas.id.
Sementara itu, Ketua Umum PD Hima Persis Pelalawan, Agung Prayoga, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kritik keras terhadap dugaan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa pekerja.
“Kami menilai kejadian ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan indikasi adanya kegagalan dalam penerapan sistem K3 di lingkungan perusahaan. Terlebih, ini terjadi pada momen hari pertama kerja setelah libur panjang, yang seharusnya menjadi perhatian khusus dalam aspek keselamatan. Apabila dugaan kecelakaan kerja disebabkan oleh pelanggaran prosedur K3 maka perusahaan harus di kenakan sanksi yang berlapis, Pihak manajemen perusahaan atau yang bertanggung jawab di areal pabrik tersebut dapat dikenakan pidana,” tegas Agung dalam keterangannya.
Menurutnya, pekerjaan di area berisiko tinggi seperti boiler atau hooper semestinya dilakukan dengan prosedur ketat, pengawasan maksimal, serta memastikan kondisi alat pelindung diri dan pekerja benar-benar aman. Ia juga menyoroti kemungkinan tidak optimalnya pelaksanaan safety briefing sebelum aktivitas kerja dimulai.
Ketika dikonfirmasi kepada Humas PT. Sari Lembah Subur (PT.SLS) Asung Yusuf terkait kasus insiden meninggalnya seorang pekerja, tetapi belum ada tanggapan resmi kepada media.
Kasus ini bermula seorang pekerja PT SLS bernama Ollyses Octavianus tewas usai tertimpa tumpukan cangkang kelapa sawit. Peristiwa naas tersebut berlangsung saat korban beraktivitas di area pembersihan dan pengolahan cangkang pabrik milik PT SLS. Nyawa pekerja malang tersebut tidak tertolong dan menghembuskan napas terakhirnya saat mendapat penanganan di poliklinik perusahaan.
(Yusuf Situmorang)





