Tabligh Akbar 1 Muharam 1448 H di Masjid At- Taqwa Town Site 1 Berlangsung Hidmat

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 24 Juni 2026, Masjid At-Taqwa Town Site 1 (TS1) dihadiri penceramah Ustad Hilman Fauzi.

PELALAWAN- KABARKOMPAS.ID

Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan 24 Juni 2026, Masjid At-Taqwa Town Site 1 (TS1) dipenuhi ribuan jemaah yang datang dari berbagai wilayah di Riau Kompleks. Tidak hanya dari TS1 dan TS2, jemaah juga berdatangan dari berbagai estate untuk mengikuti Tabligh Akbar yang menghadirkan dai nasional, Ustadz Hilman Fauzi.

Sejak sore hari, masjid telah dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung sosok ustadz yang selama ini sering mereka lihat melalui layar televisi dan berbagai kanal dakwah digital. Antusiasme jemaah begitu tinggi karena selain ingin mendengar tausiah secara langsung, mereka juga ingin merasakan kedekatan dengan sosok yang akrab disapa Aa Hilman tersebut.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan merdu oleh Sdri. Irma, Juara Terbaik MTQ Riau Kompleks Tahun 2025. Lantunan ayat suci yang penuh penghayatan berhasil menambah suasana khidmat dan menyentuh hati para jemaah yang hadir.

Dalam sambutannya, Ketua Ikatan Masyarakat Riau Kompleks (IMRA), H. Raja Elwan Jumandri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang luar biasa.

“Sudah cukup lama kita tidak melaksanakan Tabligh Akbar dengan menghadirkan ustadz tingkat nasional. Alhamdulillah, antusiasme jemaah sangat tinggi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Panitia IMRA Bidang 4 yang dipimpin oleh Ibu Ira Syarfira beserta tim, serta dukungan dari BKM At-Taqwa dan Remaja Masjid Al-Ghifari sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,”* ujarnya.

Sementara itu, mewakili manajemen perusahaan, Mill Operation Support Director, Suhdi Yaqub, menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan karakter positif di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai inti perusahaan seperti integritas, kepedulian, dan empati sangat penting untuk terus dijaga. Di Riau Kompleks yang merupakan miniatur Indonesia dengan keberagaman suku, budaya, dan agama, perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi. Karakter seorang muslim harus menjadi cerminan akhlak yang baik. Semoga Tahun Baru Islam ini menjadi momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik di masa mendatang,” ungkapnya.

Pada tausiah inti, Ustadz Hilman Fauzi mengajak seluruh jemaah menjadikan Tahun Baru Hijriah sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna, dan lebih bahagia.

Menurut beliau, ada tiga kunci utama (3S) yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

*1. Syukur*
Perbanyak rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Khususnya bagi para karyawan dan pekerja, beliau mengingatkan bahwa:

* Bekerja adalah ibadah.
* Bekerja adalah berkah.
* Bekerja adalah amanah.

Dengan mensyukuri pekerjaan dan kesempatan yang dimiliki, seseorang akan lebih mudah merasakan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup.

*2. Sabar*
Kesuksesan tidak terlepas dari ujian dan tantangan. Kesabaran menjadi kunci untuk menghadapi berbagai persoalan hidup dengan hati yang tenang serta keyakinan bahwa setiap kesulitan akan membawa kemudahan.

*3. Sinergi*
Kebersamaan dan kerja sama merupakan kekuatan besar dalam membangun keluarga, lingkungan kerja, maupun masyarakat. Dengan sinergi yang baik, perbedaan dapat menjadi sumber kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.

Tabligh Akbar ini tidak hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan masyarakat Riau Kompleks. Semangat hijrah yang digaungkan pada Tahun Baru Islam 1448 H diharapkan mampu menginspirasi seluruh jemaah untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

“Mari jadikan Tahun Baru Hijriah sebagai awal perjalanan menuju pribadi yang lebih bersyukur, lebih sabar, dan lebih mampu bersinergi dalam kebaikan”. ***