Pelapor Kecewa dengan Polsek Pangkalan Kuras yang Lepas Pelaku dan BB Ninja Sawit

Ket. Photo: Diduga Ninja Sawit beraksi di Kebun warga dan memuat hasil curian di mobil pick up L 200 warna hitam.

HUKRIM-KABAR KOMPAS.ID

Melvin Sinaga, salah seorang warga Bukit Kesuma mengaku kecewa dengan sikap jajaran polsek Pangkalan Kuras sebab melepas pelaku pencurian sawit, bukan hanya pelaku yang dilepas akantetapi 1 unit mobil yang diketahui dipakai untuk mengangkut buah sawit turut dilepas polsek.

Penegakan hukum di Polsek Pangkalan Kuras saya nilai lemah sebab kasus sudah terjadi sekitar 1 tahun lalu akantetapi kasus tak kunjung selesai ironinya para pelaku bebas tak tersentuh hukum, terangnya. Melvin berharap siapa saja yang telibat harusnya ditangkap serta siapa penadah buah sawit layaknya harus diungkap ujar Melvin Sinaga kepada media pada Kamis, (12/03/2026).

Menurutnya kasus ini sudah keterlaluan, bagaimana mungkin jajaran polsek Pangkalan Kuras yang diharapkan menegakkan hukum malah terkesan bermain hukum dengan melepaskan supir mobil ninja sawit serta melepaskan mobil pick -up yang nyata dipakai untuk mengangkut sawit curian.

” Kesabaran warga juga ada batasnya, kita percayakan hukumnya ke polsek tapi sudah hampir satu tahun kasus ini seperti ditidurkan begitu saja dan menganggap santai”. Masyarakat Jalan Lestari Bukit Kusuma heran dengan kasus ini, saya jadi malu sebagai pelapor kasus yang tidak dapat diungkap, terang pria paruh baya tersebut.

Sangat disayangkan laporan resmi kepada polsek pangkalan kuras yang saya buat langsung dengan  LP/B/32/III/2025/SPKT/Polsek Pangkalan Kuras bagaimana mungkin kasusnya begitu jelas ironinya salah seorang pelaku yang sudah sempat ditahan lalu dilepas.

” Karnanya, kembali saya memberikan waktu dan kepercayaan buat Polsek Pangkalan Kuras agar menangkap para pelaku yang terlibat didalamnya dan bila kasus ini tidak kunjung selesai di Polsek Pangkalan Kuras dengan berat hati saya sebagai pelapor akan mencabut laporan dan memindahkan kasus ini ke Polres Pelalawan agar kasus ini dapat ditangani lebih profesional”.

Ketika media mencoba konfirmasi masalah tersebut kepada Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Parlindungan Situmeang, akantetapi belum ada penjelasan resmi dari pimpinan polsek pangkalan kuras.

Kasus ini bermula saat Melvin Sinaga mengalami kejadian kebunnya di sikat ninja sawit pada 16 Maret 2025, kejadian tersebut dipergoki anggota panen Melvin. Para pelaku Supir, Rahma Uba Panjaitan, Firton Simanjuntak dan Siallagan didapati sedang memuat sawit di sebuah mobil pick up L200.

Lalu korban melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Pangkalan Kuras pada 17 Maret 2025. Kasus ini ada progres, Polsek Pangkalan Kuras menahan Rahma Uba Panjaitan dan mobil pengangkut buah sawit. Tetapi pelaku dan mobil dilepas polsek Pangkalan Kuras. Sedangkan Firton Simanjuntak dan Siallagan tidak dapat ditangkap padahal pelaku masih berkeliaran di Bukit Kusuma.

(Yusuf Situmorang)